Updatenetizen – Belasan anggota polisi dari Sabhara dan Brimob berjaga disekitar Pos Pelayan Terpadu Lebaran 2017 Polresta Denpasar yang berada di Terminal Ubung, Sabtu (1/7/2017).

Mereka pun lengkap memakai perlengkapan rompi dan senjata baik pistol maupun senjata laras panjang.

“Jadi sesuai kejadian tadi malam yang di Jakarta. Kita yang ada di Bali khususnya Polresta Denpasar. Memang seruan dari Bapak Kapolda kita harus waspada,” jelas Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo, saat ditemui diruangannya.

Hal tersebut guna mengantisipasi terutama ditempat-tempat Pos Ramadniya dan juga markas komando. “Jadi setiap personil saya perintahkan khususnya di wilayah Polresta Denpasar untuk selalu waspada,” ungkapnya. Kombes Pol Hadi menegaskan pihaknya tidak takut terhadap teroris.

Lebih lanjut ia menyampaikan selain tetap waspada ia meminta anggotanya untuk memakai perlengkapan yang ada. Perlengkapan yang dimaksud adalah rompi anti peluru dan senjata baik pistol, senjata laras panjang maupun sangkur.

Menurut Kombes Hadi, teroris saat ini berbeda dengan dibanding dulu. Karena teroris saat ini menggunakan alat yang ada seperti sangkur yang digunakan teroris kemarin malam di Jakarta.

Dalam Operasi Ramadniya 2017 Polresta Denpasar menerjunkan sekira 250 personil yang disebar diberbagai titik wilayah hukum Polresta Denpasar.

Advertisements