Updatenetizen – Inilah detik-detik enam bangunan rumah penduduk yang bermukim di Gang Suprapto II Dalam (sebelumnya tertulis Gang Syukur V), Jalan Letjend Suprapto, RT 02/ RW 26 Kelurahan Benua Melayu Darat, Pontianak Selatan, mengalami kerusakan cukup parah setelah dilalap si jago merah pada Jumat (30/6/2017) sekitar pukul 15.30 WIB.

Ketua RT 02, Hasan Kasim (60) mengungkapkan, ia tak mengetahui pasti sumber api yang menyebabkan kebakaran tersebut. Lantaran saat kejadian, ia tengah bertakziah di kediaman keluarganya di Sungai Jawi.

“Oh nggak tahu, oleh karena saya nggak ada di tempat, saya kan lagi di tempat keluarga, adik sepupu ada yang meninggal di daerah Sungai Jawi, kemudian saya mendapat telepon dari anak saya, katanya ada kebakaran,” ungkapnya saat menyaksikan proses pemadaman api.

Hasan menuturkan, menurut keterangan warga kepadanya, api diduga mulai terlihat dari bangunan rumah milik A Rani Madun.

Oleh karena bangunan di kawasan permukiman tersebut cukup padat dan berbahan semi permanen, api dengan cepat menyebar ke bangunan rumah di sebelahnya.

“Kejadiannya sekitar jam 3 sore, lewat sedikit gitu lah, belum jam 4 sore. Sumber api menurut warga, dari rumah Pak A Rani Madun, cuma penyebabnya kami belum tahu. Karena saya nggak melihat langsung. Menurut warga, katanya ada anak kecil yang main-main api, jelasnya saya juga nggak tahu,” tuturnya.

Ada pun enam rumah warga yang mengalami kebakaran tersebut, adalah rumah milik Atok (40), rumah milik A Rani Madun (60), rumah milik Oi Wie Feng (60), H Asmah (60) dan H Ajap (60) dan Aswan.

“Hangus total, rumah pertama milik Oi Wie Feng, kemudian rumah A Rani Madun, rumah Atok, rumahnya bu H Asmah, rumah H Ajap dan kemudian rumahnya Aswan. Semuanya warga di RT 02/ RW 26, Gang Suprapto II Dalam. Untuk sementara, tadi dari pengurus masjid di Gang Dungung menyarankan agar untuk sementara ini warga yang belum ada rumah, akan ditampung pengurus masjid. Jadi dari pihak pengurus Masjid Amanatul Hasanah siap menampung mereka,” papar Hasan.

Dari keenam rumah warga tersebut, kondisi rumah yang mengalami kerusakan terparah menurut Hasan adalah rumah milik Atok. Disusul lima rumah milik warga lainnya.

“Habis total jadi arang, kemudian rumah pak A Rani Madun total juga, rumahnya Oi Wie Feng juga, rumah H Asmah, H Ajap, pokoknya enam rumah tersebut rusak parah, hangus total,” jelasnya.

Selaku pengurus RT, Hasan belum mengetahui tindaklanjut ke depan seperti apa. Menurutnya, ia dan warga sekitar akan berkoordinasi lebih lanjut, bagaimana menangani keluarga yang mengalami musibah kebakaran tersebut.

“Nanti kami lihat ke depan seperti apa. Harapan kami, tentunya ada bantuan ataupun perhatian dari Pemkot Pontianak, sangat kami harapkan, oleh karena warga kami ini betul-betul orang yang nggak mampu yang tinggal di sini. Dapat sehari ya mereka makan sehari, seperti itu kondisinya,” sambung Hasan.

 

Advertisements