Updatenetizen – Seorang pria bersenjatakan pisau ditangkap di dekat gedung parlemen Westminster, Inggris. Pria ini berteriak sambil berlari ke arah salah satu gerbang gedung parlemen.

“Pria berusia 30-an tahun telah ditangkap,” demikian pernyataan Kepolisian Metropolitan London atau Scotland Yard, seperti dilansir Reuters dan AFP, Jumat (16/6/2017).

“Atas kecurigaan kepemilikan pisau. Tidak ada laporan korban luka,” imbuh pernyataan kepolisian setempat.

Salah satu saksi mata menuturkan kepada Reuters, bahwa pria yang tidak disebut identitasnya itu berlari menuju salah satu pintu gerbang Gedung Parlemen Westminster. Lokasi insiden ini sama dengan lokasi saat polisi Inggris menewaskan seorang militan yang hendak masuk ke gedung parlemen sekitar 3 bulan lalu.

“Anda menyadari pria itu mencurigakan, dia berdiri di sana dengan tangan terkepal. Dia terlihat seperti sedang marah,” tutur saksi mata bernama Bradley Allen (19) kepada Reuters.

Allen menyebut, hanya dalam hitungan detik, polisi mengamankan pria itu dan melumpuhkannya di atas aspal. “Polisi mengepung pria itu, meminta semua orang untuk mundur,” imbuhnya.

Seorang saksi mata lainnya menyebut, polisi sempat menghadapi pria berpisau itu dengan senjata kejut listrik. Foto-foto dari lokasi kejadian menunjukkan pria ini tergeletak di atas aspal, dengan seorang polisi menodongkan pistol ke arahnya.

“Ada sekitar 3 atau 4 polisi, salah satu dari mereka berteriak kepada kerumunan orang meminta mereka mundur. Seorang pria telungkup di atas trotoar sepanjang Alun-alun Parlemen. Mereka mengamankannya di atas trotoar dan memperingatkan bahwa mereka akan menggunakan senjata kejut listrik lagi terhadapnya,” ucap saksi mata yang menolak disebut namanya.

Setelah berhasil dilumpuhkan, pria itu dibawa ke dalam salah satu mobil polisi. Dalam foto yang dirilis beberapa media terlihat seorang pria berewok yang mengenakan celana hitam dan baju lengan panjang warga abu-abu sedang berdiri menghadapi tembok, dengan kedua tangannya berada di belakang. Seorang polisi siaga di belakang pria itu.

Laporan wartawan Reuters menyebut, pintu gerbang gedung parlemen ditutup usai insiden ini terjadi. Personel kepolisian bersenjata lengkap melakukan patroli di sekitar lokasi.

Advertisements