Updatenetizen – Para pegawai Keluruhan Arjuna tengah beraktivitas seperti biasa saat pelaku peledakan bom panci masuk. Pelaku berjenis kelamin laki-laki ini menjadikan Kantor Kelurahan sebagai tempat persembunyian karena panik dikejar-kejar warga.

Menurut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, kejadian sekitar pukul 09.00 WIB. “Saat itu pelayanan sedang berlangsung normal, tiba-tiba ada suara orang dikejar-kejar,” kata Ridwan seperti dilansir Elshinta, usai menemui pegawai Kelurahan Arjuna di Bandung, Jawa Barat, Senin (27/2).

Pelaku langsung masuk ke Kantor Kelurahan membawa belati. Pegawai saat itu berjumlah delapan orang panik.

Menurut Ridwan para pegawai langsung bersembunyi di bawah kolong meja. Namun saat pelaku lengah, para pegawai langsung kabur.

Tak lama kemudian para petugas kepolisian berdatangan dan menyergap pelaku. Pelaku kemudian tertembak saat penggerebekan itu.

Menurut Ridwan, semua pegawai kelurahan selamat. Ia meminta keluarga pegawai tidak khawatir. Para pegawai belum bisa dihubungi karena alat komunikasi tertinggal saat kabur.

“Keluarga (pegawai) silakan menghubungi Camat Cicendo,” ujarnya.

Ridwan menegaskan, kantor Kelurahan Cicendo tidak terkait dengan pelaku bom. Aksi palaku sendiri terjadi di lapangan yang tidak jauh dari kanto kelurahan itu.

“Kelurahan hanya tempat pelarian, bukan tujuan utama,” katanya.

Advertisements