Updatenetizen – Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud akan melakukan kunjungan ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017 mendatang. Kabarnya, Raja Arab Saudi itu akan menyewa kamar paling mewah yang harganya bikin geleng-geleng kepala. Seperti apa sih?

Kunjungan kenegaraan Raja Saudi membawa angin segar bagi perhotalan mewah di Jakarta juga Bali. Menurut info yang berhembus, ia sudah memesan kamar seharga Rp 133 juta per malam saat menginap di Jakarta. Bila mau menelusuri, ada banyak pilihan hotel berbintang dengan fasilitas mewah di Jakarta dengan lokasi yang strategis.

Kawasan Kuningan misalnya, tak jauh dari Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi itu dikelilingi tiga hotel top berlabel international. Pandangan bisa langsung mengarah ke Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Hotel JW Marriott, dan Hotel Raffles. Fasilitas di dalamnya? Semuanya mewah.

Semuanya punya standar global dengan layanan bintang lima. Tapi di antara ketiganya, hanya Ritz Carlton yang memiliki kamar Presidential suites terbaik. Luasnya mencapai 401 meter persegi dengan fasilitas super mewah. Tarif yang dipatok pun cukup fantastis. Harganya menembus angka Rp 133 juta per malam. Panorama Kota Jakarta bisa terlihat dari kamar yang terletak di lantai 22 itu.

Fasilias kamar mandinya? Dijamin luxury karena semua dilapisi full marble bathrooms dengan separate bathtub and shower. Toiletnya pun didesain mewah dan modern dengan robotic toilet facility. Itu belum termasuk layanan entertainment super mewah yang dipastikan siap menemani tidur tamu istimewa.

“Kenyamanan tamu akan makin terasa dengan layanan internet super cepat, luxuriously spacious private living area, elegant dining room dan kitchenette with butler entrance , butler service, club lounge access serta magnificent city skyline view. Kalau tempat menginap Raja Salman saya belum tahu. Kabarnya sudah ada tiga hotel yang sudah disewa delegasi Saudi. Yang jelas ini memberi dampak sangat positif bagi industri perhotelan di Jakarta,” terang Ketua Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI), Haryadi Sukamdani, dalam siaran pers yang diterima dari Kemenpar, Sabtu (25/2/2017).

Alasan yang sangat bisa diterima nalar mengingat Raja Salman membawa rombongan gemuk. Ada 1.500 delegasi yang diboyong ke Indonesia dengan menggunakan tujuh pesawat berukuran jumbo yang terdiri dari dua unit Boeing 777, satu unit Boeing 747 SP, satu unit Boeing 747-300, satu unit Boeing 747-400, satu unit Boeing 757, dan satu unit pesawat Hercules.

Bila memang benar tiga hotel di kawasan Kuningan disewa Raja Salman, artinya 828 kamar di tiga hotel yang memasang tarif selangit itu full booked. Denyut nadi restoran, lounge & bar, transportasi, dan hotel pun berjalan merasakan manisnya berkah pariwisata.

Marketing Communicatios Executive Raffles Hotel Jakarta Monica Agusta membenarkan bahwa hotelnya disewa delegasi Kerajaan Saudi. Namun, dia mengaku tidak tahu pasti siapa tamu yang akan menginap di hotel itu.

“Persiapannya normal saja. Kami siap melayani tamu seperti pada umumnya. Tidak ada permintaan khusus dari kerajaan Saudi berkaitan dengan rencana delegasi Raja Salman menginap di hotel itu. Termasuk dalam hal menu makanan. Yang pasti, pihak hotel menjamin semua makan yang disajikan berstatus halal, termasuk menu western cuisine. Di luar itu, pihak Hotel Raffles juga menyediakan penerjemah untuk kebutuhan-kebutuhan tertentu. Kebetulan ada staf kami yang fasih berbahasa arab,” tambahnya.

Kabar tentang rencana menginap Raja Salman di sejumlah hotel mewah di Jakarta tentu saja membuat Menteri Pariwisata Arief Yahya senang. Menurutnya, hal itu dapat memperkuat promosi pariwisata Indonesia di mata dunia.

“Raja Arab Saudi bisa menjadi endorser yang istimewa. Seorang raja, pemimpin dan panutan negara, orang nomor satu yang semua perilakunya pasti akan ditiru oleh rakyatnya, ternyata mau menginap di Jakarta,” kata Arief dalam kesempatan yang berbeda.

Saat ini, wisatawan Arab Saudi dikenal menyukai destinasi bernuansa hijau, pohon-pohon, air tawar, suasana sejuk, belanja serta kuliner. Indonesia pun punya itu semua.

“Mereka biasanya belanja di mal, barang-barang branded. Akomodasinya di hotel berbintang 63,8%, vila atau resort 18,4% dengan lama tinggal rata-rata 12 hari. Dengan lawatan Raja Salman yang akan diliput banyak media internasional, ini akan memberi keuntungan tersendiri bagi pariwisata Indonesia,” tutup mantan Dirut Telkom itu.

Advertisements